Jakarta - Polisi sudah menangkap J (32) pelaku pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Jl Cipto Mangunkusumo, Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kaltim. Saat ini polisi masih menelusuri jaringan pelaku. "Jaringannya belum tahu, masih dalam pemeriksaan di Polsek Samarinda Seberang," ujar Kapolres Samarinda Kombes Setyobudi Dwiputro kepada detikcom, Minggu (13/11/2016). Setyobudi mengatakan, pelaku diketahui telah satu tahun tinggal di Samarinda. Selama tinggal di Samarinda Seberang, warga asal Bogor, Jawa Barat itu tinggal di masjid. "Dia marbot masjid di Samarinda Seberang," imbuhnya. Beberapa saat setelah melemparkan bom molotov, pelaku sempat melarikan diri ke Sungai Mahakam. Tetapi warga sekitar yang mengetahui hal itu langsung menangkapnya dan menyerahkannya ke Polsek Samarinda Seberang. "Pelaku mengalami luka-luka juga," tambahnya. Ledakan tersebut mengakibatkan 4 korban luka-luka yang semuanya anak-anak. Seluruh korban mengalami luka bakar, berikut datanya: 1. Anita Christabel (2) beralamat di Kelurahan Harapan Baru, Samarinda. Anita mengalami luka bakar di badan. 2. Alfarou Sinaga (4), berlamat di Kelurahan Loa Janan, mengalami luka bakar. 3. Triniti Hutahaean (3) beralamat di Kelurahan Harapan Baru, Samarinda, juga mengalami luka bakar. 4. Intan Olivia Banjarnahor (3,5) beralamat di Kelurahan Harapan Baru yang mengalami luka bakar. (mei/fdn)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
imknews © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top